Doa dan Ucapan Lebaran Berbagai Bahasa

Doa dan ucapan lebaran Idul Fitri di setiap daerah tentu beragam bentuknya. Doa memiliki arti permohonan dari strata yang rendah kepada strata yang Maha Tinggi (Tuhan). Doa merupakan bukti kedekatan sang hamba kepada penciptanya. Dalam konteks silaturahmi kita memiliki budaya saling mendoakan, apalagi saat momen lebaran idul fitri.

1. Ucapan Menggunakan Bahasa Arab

Doa yang pertama menggunakan bahasa Arab berlandaskann hadis Nabi Muhammad SAW.
Bunyi bacaan doa dan ucapan selamat lebarannya adalah

Taqabbalallaahu minnaa wa minkum”.

Artinya : “Semoga Allah menerima (amal ibadah Ramadlan) kami dan kamu”.

Selain itu, ada beberap tambahan ucapan, yaitu,

Taqabbal yaa kariim, wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidiin wal faaiziin”.

Artinya :” Wahai Allah Yang Maha Mulia, terimalah! Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang serta diterima (amal ibadah).”

Tambahan doa juga biasanya menyebutkan,

wal maqbuulin kullu ‘ammin wa antum bi khair”.
Artinya : “Semoga setiap tahun kamu senantia dalam kebaikan.”

Untuk lebih panjangnya, doa & ucapan saat lebaran idul fitri sebagai berikut,

“Taqabbalallaahu minnaa wa minkum, Taqabbal yaa kariim, wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidiin wal faaiziin, wal maqbuulin kullu ‘ammin wa antum bi khair”.

Sedangkan budaya di Indonesia, sering hanya memotong bagian Minal aidin wal faizin saja. Meskipun doa ungkapan ini tidak disebutkan di hadis, namun kita tidak lantas menyalahkan. Karena doa tersebut juga berisi kebaikan.

2. Ucapan menggunakan Bahasa Indonesia

Di indonesia, doa & ucapan saat lebaran familiar dengan ungkapan “mohon maaf lahir batin”. Budaya maaf-maafan di Indonesia sebenarnya tidak tercantum dalam hadis. Namun keadaan ini tetap bisa dijalankan, karena tidak ada yang menyalahi syariat.

Untuk mengucapkan doa dan ucapan yang lengkap saat lebaran di Indonesia, bisa mengucapkan:

“Selamat hari raya Idul Fitri, semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang serta diterima (amal ibadah). Mohon maaf lahir dan batin”.

3. Ucapan menggunakan Bahasa Jawa

Doa & ucapan lebaran menggunakan bahasa Jawa sering dipakai antar orang tua, atau antara orang yang lebih muda ke orang yang lebih tua di suku Jawa. Berikut ungakapannya,

Ngaturaken sugeng riyadi, Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Taqobbal Ya Karim, Kullu Amin Wa Antum Bikhoir. Mugi Gusti Allah tansah paring hidayah, maghfiroh saha barokah dumateng kita sedaya. Kawulo nyuwun agunging pangapunten sedanten kalepatan kulo.

4. Ucapan menggunakan bahasa Inggris

Doa & ucapan lebaran menggunakan bahasa Inggris dapat digunakan untuk teman kita muslim yang luar negeri. Berikut contoh ucapannya,

Happy Eid Mubarak to everyone. Hope you all have a very happy Eid and blessed. Enjoy a typical day and remember those who need our help. Happy Eid Mubarak. Forgive me body and soul”

Artinya:

“Selamat Idul Fitri untuk semua. Semoga Anda semua memiliki Idul Fitri yang sangat bahagia dan diberkati. Nikmati hari-hari biasa dan mengingat mereka yang membutuhkan bantuan kita. selamat lebaran. Mohon maaf lahir batin.

Doa dan ucapan lebaran tadi merupakan contoh ungkapan yang bisa kita sampaikan ke sesama muslim di tingkat desa, nasional bahkan luar negeri. Semoga kita selalu bisa berdoa untuk kebaikan bersama. (Zainal Abidin)

Artikel ini diolah dari beberapa sumber, dari zakat.or.id, nu.or.id, tribunnews.com dan lainnya.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram